Jumat, 29 Mei 2009

Terapi pagi



Agar Enin bisa ngejar waktu buat konsul ke RSUD Tarakan, maka diputuskan ikut terapi pagi2. Dan setelah nekroh jalan kaki di jam 07.15 dah smp kesana dan langsung aja duduk tanpa istirohah dulu. Asyik juga sih pagi2 bisa mengalami duduk2 diantara kaum minoritas yang ternyata tidak eksklusif dan punyai sikap sosial dan nasionalisme yang tinggi lho. Di tempat itu terasa tak ada hampir perbedaan apapun. Tampaknya semuanya diperlakukan dengan sama dan bersama.

Ada satu dara remaja 17 tahun yang baru pertama kali terapi karena gangguan maag. Dia harus mendapat terapi pas, jangan lebih dari 30 menit. Buat ibu akan dilebihkan menyusul kemudian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar