Selasa, 19 Mei 2009

Ibu Nani



Ibu Nani ini salah satu tetanggaku sejak kecil. Waktu kami baru pindah kemari di tahun 1954, Nani beserta kedua orangtuanya pak Atmo dan adik2nya Bowo dan Tina, telah ada di KK XXXI yang tadinya Jl. Kebon Melati II yang smp tahun 1960 seringkali banjir itu.

Ibu Nani inilah yang memperkenalkan Enin kepada terapi listrik ini. Ibu beranak 3 bercucu 3 ini baru saja berumur 57 tahun, tetapi pisiknya yang gemuk pendek menjadikannya sering sakit. Ibu Nani mengajak Enin dihari ketiga dianya ikutan terapi yang selalu diantar memakai sepeda motor oleh aanak bungsunya, Diah alias Ninuk.

ur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZBRYJpOGWjQ/ShOmaArDxlI/AAAAAAAAHxs/SJZB8lEsmuM/s1600-h/DSCI4283.JPG"


Tadinya ibu yang menderita usam urat ini nyaris tak bisa jalan, bahkan susah buat menggerakkan anggota tubuhnya karena sering terasa sakit. Tapi hari ini, di terapi abah yang ketiga, beliau hadir sendirian bahkan membawa sepeda motor sendiri. Lalu berceritera dengan wajah gembira sambil menunggu giliran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar